Real Madrid kembali menunjukkan mentalitas comeback di Liga Champions setelah menaklukkan AS Roma dengan skor 4-3 pada matchday kedua fase liga musim 2026/2027. Bertanding di Stadio Olimpico, Rabu (14/10/2026) malam waktu setempat, Los Blancos sempat tertinggal 1-3 sebelum mencetak tiga gol dalam tujuh menit terakhir untuk membalikkan keadaan. Carlos Espí, Endrick, dan Antonio Rüdiger menjadi pahlawan kemenangan Madrid dalam pertandingan yang berlangsung dramatis hingga menit-menit akhir.

AS Roma memulai pertandingan dengan percaya diri di hadapan pendukungnya sendiri. Tekanan tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-20 ketika Marten de Roon mencetak gol pembuka. Roma mampu memanfaatkan situasi serangan untuk menembus pertahanan Madrid dan membuat tim tamu harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.

Real Madrid merespons lima menit kemudian. Kylian Mbappé mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-25 sehingga skor berubah menjadi 1-1. Gol tersebut menjaga Madrid tetap berada dalam pertandingan, tetapi Roma terus memberikan ancaman dan membuat lini belakang Los Blancos tidak bisa bermain dengan nyaman hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, AS Roma kembali tampil agresif dan berhasil mengambil alih keunggulan. Donyell Malen mencetak gol pada menit ke-51 untuk membawa tuan rumah unggul 2-1. Penyerang tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor enam menit kemudian, tepatnya pada menit ke-57, sekaligus memperlebar keunggulan Roma menjadi 3-1.

Situasi itu membuat Real Madrid berada dalam tekanan besar. Dengan waktu yang semakin menipis, Los Blancos harus menemukan cara untuk menembus pertahanan Roma jika tidak ingin pulang tanpa poin. José Mourinho kemudian melakukan perubahan dengan memasukkan Endrick dan Carlos Espí pada menit ke-59 untuk menambah daya gedor timnya.

Pergantian tersebut terbukti menjadi titik balik pertandingan. Real Madrid mulai meningkatkan tekanan dan memanfaatkan situasi bola mati untuk membangun momentum. Setelah terus berusaha mencari celah, Madrid akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 melalui Carlos Espí. Gol itu mengubah skor menjadi 3-2 dan kembali membuka peluang bagi tim tamu untuk menyelamatkan pertandingan.

Hanya berselang dua menit, Real Madrid kembali mencetak gol. Endrick berhasil menyambut sepak pojok yang dikirimkan Arda Güler dengan sundulan pada menit ke-85. Skor berubah menjadi 3-3 dan momentum pertandingan berbalik ke tangan Los Blancos. Roma yang sebelumnya berada di atas angin kini harus menghadapi tekanan besar dari tim tamu.

Madrid belum berhenti. Ketika pertandingan memasuki menit ke-90, Antonio Rüdiger muncul sebagai penentu kemenangan melalui penyelesaian akrobatik setelah menerima bola dari Arda Güler dalam situasi sepak pojok. Gol tersebut membawa Real Madrid unggul 4-3 sekaligus melengkapi comeback luar biasa setelah mereka tertinggal dua gol hingga menit ke-83.

Tiga gol dalam rentang tujuh menit terakhir memperlihatkan betapa pentingnya ketenangan dan efektivitas dalam pertandingan level tertinggi. Real Madrid mampu memaksimalkan peluang dari situasi bola mati ketika Roma mulai kesulitan mempertahankan keunggulan. Di sisi lain, tuan rumah harus menerima kenyataan pahit setelah keunggulan dua gol yang mereka bangun pada babak kedua akhirnya sirna dalam waktu singkat.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Real Madrid dalam persaingan fase liga Liga Champions 2026/2027. Los Blancos berhasil mengamankan kemenangan kedua mereka di kompetisi tersebut setelah sebelumnya mengalahkan Inter Milan 2-1. Sementara itu, bagi AS Roma, kekalahan ini menjadi pukulan berat karena mereka sempat berada dalam posisi yang sangat menguntungkan sebelum tiga gol telat Madrid mengubah seluruh jalannya pertandingan.